Header Ads

Breaking News

Mungkinkah Indonesia bisa keluar dari Bop Trump AS

 


Opini: Janji Prabowo Keluar dari BoP, Ketegasan atau Sekadar Penegasan Politik?


Pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia siap keluar dari BoP (Board of Peace) jika forum tersebut tidak membantu kemerdekaan Palestina memunculkan berbagai reaksi di masyarakat. Bagi sebagian kalangan, pernyataan itu dianggap sebagai bentuk ketegasan Indonesia dalam membela Palestina. Namun bagi yang lain, janji tersebut juga menimbulkan pertanyaan: apakah keikutsertaan Indonesia sejak awal memang sudah tepat?


Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Sikap tersebut bahkan sudah menjadi bagian dari prinsip politik luar negeri Indonesia sejak lama. Oleh karena itu, ketika Indonesia terlibat dalam forum yang dikaitkan dengan gagasan perdamaian Gaza yang diprakarsai oleh Donald Trump, muncul kekhawatiran dari sebagian masyarakat bahwa posisi Indonesia bisa saja dimanfaatkan oleh kepentingan geopolitik negara lain.


Dalam konteks inilah pernyataan Prabowo menjadi penting. Ia mencoba menegaskan bahwa partisipasi Indonesia bukan berarti mendukung agenda tertentu yang merugikan Palestina. Justru sebaliknya, kehadiran Indonesia disebut sebagai upaya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi internasional.


Namun publik tentu berharap lebih dari sekadar pernyataan. Janji untuk keluar dari BoP jika tidak bermanfaat bagi Palestina perlu dibuktikan dengan sikap politik yang konsisten dan transparan. Rakyat Indonesia selama ini dikenal memiliki solidaritas yang sangat kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina. Karena itu, setiap langkah diplomasi yang diambil pemerintah akan selalu menjadi sorotan.


Pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya apakah Indonesia masuk atau keluar dari sebuah forum internasional. Yang lebih utama adalah apakah langkah tersebut benar-benar membawa dampak nyata bagi kemerdekaan Palestina. Jika sebuah forum hanya menjadi simbol tanpa hasil, maka keluar dari forum tersebut bisa menjadi pilihan yang lebih bermartabat.


Janji Prabowo bisa menjadi ujian bagi arah diplomasi Indonesia ke depan. Apakah Indonesia tetap menjadi suara moral yang konsisten membela Palestina, atau justru terseret dalam permainan politik global. Waktu dan kebijakan nyata yang akan menjawabnya.


*